Jika ditinjau dari besarnya sudut, maka akan kita peroleh empat kuadran. Dari setiap kuadran yang ada, ternyata nilai perbandingan trigonometrinya berbeda tandanya (ada yang positif atau negatif). Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas materi Nilai Perbandingan Trigonometri di Berbagai Kuadran. Untuk memudahkan mempelajarinya, sebaiknya pelajari dulu materi "Perbandingan Trigonometri pada Segitiga Siku-Siku" dan "Ukuran Sudut : Derajat, Radian, dan Putaran".
Contoh:
1). Diketahui titik A(-12,5) dan ∠XOA=α . Tentukan nilai sinα,cosα, dan tanα !
Penyelesaian :
Dengan memperhatikan koordinat titik A(-12,5), sangat jelas bahwa titik tersebut terletak di kuadran kedua, karena x=−12, dan y=5. Secara geometris, disajikan pada gambar berikut ini.
Karena x=12 , dan y=5, dengan menggunakan teorema Phytagoras diperoleh sisi miring, r=13 .
*). Menentukan nilai trigonometrinya :
Nilai Perbandingan Trigonometri di Berbagai Kuadran
Secara umum untuk satu kali putaran lingkaran, kuadran dibagi menjadi empat yaitu :
Kuadran I : dengan sudut 0∘ sampai 90∘ atau 0<x<π2
Kuadran II : dengan sudut 90∘ sampai 180∘ atau π2<x<π
Kuadran III : dengan sudut 180∘ sampai 270∘ atau π<x<3π2
Kuadran IV : dengan sudut 270∘ sampai 360∘ atau 3π2<x<2π
dengan nilai π=180∘ untuk sudut.
Nilai perbandingan trigonometrinya seperti gambar berikut ini.
Dari gambar di atas diperoleh ,
Kuadran I, semua positif (sin, cos, tan, sec, csc, cot)
Kuadran II, nilai sin positif (begitu juga csc)
Kuadran III, nilai tan positif (begitu juga cot)
Kuadran IV, nilai cos positif (begitu juga sec).
Untuk memudahkan mengingat, gunakan kata berikut :
Penjelasan isitilah di atas,perhatikan huruf warna biru :
Kata "semua" artinya pada kuadran I, semua positif,
Kata "sindikat" artinya pada kuadran II, sin positif,
Kata "tangan" artinya pada kuadran III, tan positif,
Kata "cosong" artinya pada kuadran IV, cos positif.
Kuadran I : dengan sudut 0∘ sampai 90∘ atau 0<x<π2
Kuadran II : dengan sudut 90∘ sampai 180∘ atau π2<x<π
Kuadran III : dengan sudut 180∘ sampai 270∘ atau π<x<3π2
Kuadran IV : dengan sudut 270∘ sampai 360∘ atau 3π2<x<2π
dengan nilai π=180∘ untuk sudut.
Nilai perbandingan trigonometrinya seperti gambar berikut ini.
Dari gambar di atas diperoleh ,
Kuadran I, semua positif (sin, cos, tan, sec, csc, cot)
Kuadran II, nilai sin positif (begitu juga csc)
Kuadran III, nilai tan positif (begitu juga cot)
Kuadran IV, nilai cos positif (begitu juga sec).
Untuk memudahkan mengingat, gunakan kata berikut :
Penjelasan isitilah di atas,perhatikan huruf warna biru :
Kata "semua" artinya pada kuadran I, semua positif,
Kata "sindikat" artinya pada kuadran II, sin positif,
Kata "tangan" artinya pada kuadran III, tan positif,
Kata "cosong" artinya pada kuadran IV, cos positif.
1). Diketahui titik A(-12,5) dan ∠XOA=α . Tentukan nilai sinα,cosα, dan tanα !
Penyelesaian :
Dengan memperhatikan koordinat titik A(-12,5), sangat jelas bahwa titik tersebut terletak di kuadran kedua, karena x=−12, dan y=5. Secara geometris, disajikan pada gambar berikut ini.
Karena x=12 , dan y=5, dengan menggunakan teorema Phytagoras diperoleh sisi miring, r=13 .
*). Menentukan nilai trigonometrinya :
sinα=demi=513cosα=sami=−1213=−1213tanα=desa=5−12=−512
Jadi, diperoleh sinα=513,cosα=−1213, dan tanα=−512
2). Diketahui nilai cosθ=35 dengan θ di kuadran empat. Tentukan nilai sinθ, dan nilai tanθ?
Penyelesaian :
*). Untuk memudahkan, gunakan segitiga siku-siku.
nilai cosθ=35→sami=35, artinya sisi samping 3 dan sisi miring 5, sehingga dengan teorema pythagoras diperoleh sisi depannya 4.
*). Karena θ di kuadran IV, maka nilai sin dan tan negatif.
sinθ=demi=−45tanθ=desa=−43
Jadi, diperoleh sinθ=−45, dan tanθ=−43
3). Untuk 180∘<β<270∘ dan nilai sinβ=x . Tentukan nilai cosβ dan tanβ ?
Penyelesaian :
*). Analisa nilai x , apakah nilai x positif atau negatif.
180∘<β<270∘ , artinya β ada pada kuadran tiga, sehingga nilai sin negatif, nilai cos negatif, dan nilai tan positif. Karena nilai sin negatif, dari sinβ=x maka nilai x negatif (x<0).
*). Menentukan panjang sisi-sisi segitiga siku-sikunya.
Bentuk : sinβ=x→sinβ=x1→demi=x1
artinya sisi depan adalah x dan sisi miring adalah 1, dengan pythagoras diperoleh sisi samping √1−x2 .
*). Menentukan nilai trigonometrinya,
♣ Nilai cosβ=sami=√1−x21=√1−x2
Nilai cos negatif di kuadran III dan nilai √1−x2 positif. Agar nilai cos negatif , maka kita kalikan -1.
Sehingga nilai cosβ=−√1−x2
♣ Nilai tanβ=desa=x√1−x2
Nilai tan positif di kuadran III dan nilai x√1−x2 negatif karena x negatif dan √1−x2 positif . Agar nilai tan positif , maka kita kalikan -1.
Sehingga nilai tanβ=−x√1−x2
Jadi, nilai cosβ=−√1−x2, dan tanβ=−x√1−x2
Jadi, diperoleh sinα=513,cosα=−1213, dan tanα=−512
2). Diketahui nilai cosθ=35 dengan θ di kuadran empat. Tentukan nilai sinθ, dan nilai tanθ?
Penyelesaian :
*). Untuk memudahkan, gunakan segitiga siku-siku.
nilai cosθ=35→sami=35, artinya sisi samping 3 dan sisi miring 5, sehingga dengan teorema pythagoras diperoleh sisi depannya 4.
*). Karena θ di kuadran IV, maka nilai sin dan tan negatif.
sinθ=demi=−45tanθ=desa=−43
Jadi, diperoleh sinθ=−45, dan tanθ=−43
3). Untuk 180∘<β<270∘ dan nilai sinβ=x . Tentukan nilai cosβ dan tanβ ?
Penyelesaian :
*). Analisa nilai x , apakah nilai x positif atau negatif.
180∘<β<270∘ , artinya β ada pada kuadran tiga, sehingga nilai sin negatif, nilai cos negatif, dan nilai tan positif. Karena nilai sin negatif, dari sinβ=x maka nilai x negatif (x<0).
*). Menentukan panjang sisi-sisi segitiga siku-sikunya.
Bentuk : sinβ=x→sinβ=x1→demi=x1
artinya sisi depan adalah x dan sisi miring adalah 1, dengan pythagoras diperoleh sisi samping √1−x2 .
*). Menentukan nilai trigonometrinya,
♣ Nilai cosβ=sami=√1−x21=√1−x2
Nilai cos negatif di kuadran III dan nilai √1−x2 positif. Agar nilai cos negatif , maka kita kalikan -1.
Sehingga nilai cosβ=−√1−x2
♣ Nilai tanβ=desa=x√1−x2
Nilai tan positif di kuadran III dan nilai x√1−x2 negatif karena x negatif dan √1−x2 positif . Agar nilai tan positif , maka kita kalikan -1.
Sehingga nilai tanβ=−x√1−x2
Jadi, nilai cosβ=−√1−x2, dan tanβ=−x√1−x2
Jenis-jenis Sudut Berdasarkan Ukuran Sudut dan Kuadrannya
Berdasarkan besarnya, sudut dibagi menjadi lima jenis, yaitu :
1). Sudut lancip: sudut antara 0∘ sampai 90∘ (0∘<x<90∘)
2). Sudut siku-siku: sudut yang besarnya 90∘ (x=90∘)
Sudut siku-siku dibentuk oleh dua garis yang tegak lurus.
3). Sudut tumpul: sudut antara 90∘ sampai 180∘ (90∘<x<180∘)
4). Sudut lurus: sudut yang besarnya 180∘ (x=180∘)
5). Sudut refleks: sudut antara 180∘ sampai 360∘ (180∘<x<360∘)
1). Sudut lancip: sudut antara 0∘ sampai 90∘ (0∘<x<90∘)
2). Sudut siku-siku: sudut yang besarnya 90∘ (x=90∘)
Sudut siku-siku dibentuk oleh dua garis yang tegak lurus.
3). Sudut tumpul: sudut antara 90∘ sampai 180∘ (90∘<x<180∘)
4). Sudut lurus: sudut yang besarnya 180∘ (x=180∘)
5). Sudut refleks: sudut antara 180∘ sampai 360∘ (180∘<x<360∘)